Kamis, 05 Januari 2012

Minim Saksi, Polisi Kesulitan Ungkap Motif Penembakan di Aceh


Ilustrasi [politikana.com]

Jakarta - Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh AKP Isharyadi mengatakan, polisi kesulitan membongkar motif penembakan karena minimnya saksi-saksi sehingga informasi yang didapat dari hasil pemeriksaan tak detail.

"Sejauh ini, sudah enam saksi yang diperiksa, tapi semua belum sepenuhnya memberi gambaran pelaku," kata Isharyadi kepada wartawan di kantornya, Rabu (4/1/2012).

Buka Pendaftaran Pilkada Aceh Kembali, Ada di KPU dan Banwaslu

Jakarta - Pemerintah menyerahkan usulan DPR Aceh soal perpanjangan masa pendaftaran pemilukada kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan, usulan itu diterima asal tidak mengubah jadwal pemilukada Aceh. Gamawan berharap dua penyelenggara pemilukada itu bisa memberi jawaban atas usul tersebut pada pekan ini.

Rabu, 04 Januari 2012

Penembakan di Aceh Terkait Masalah Ekonomi

JAKARTA - Dugaan motif politik dibalik aksi penembakan yang terjadi di Aceh dibantah Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Ia menegaskan aksi penembakan sama sekali tak ada kaitannya dengan politik.

"Setelah kami teliti, kami simpulkan itu tidak ada urusannya dengan politik, tetapi lebih terkait dengan ekonomi dan kesempatan kerja,” terang Irwandi saat ditemui di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Rabu (4/1).

Ia menyatakan motif ekonomi kuat kaitannya dengan aksi penembakan di Bireun dan Aceh Utara. Namun, Irwandi belum mengetahui dengan jelas apa motif di balik aksi penembakan di Banda Aceh.

Kontras: Polisi Aceh Duduki Peringkat Pertama Pelanggar HAM

Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Aceh, mencatat kasus kekerasan dalam penegakan syariat Islam merupakan kasus tertinggi di tahun 2011 dengan 46 kasus. Sedangkan pada 2010 tercatat 55 kasus.

Memandikan warga yang diduga melakukan pelanggaran syariat Islam, merupakan tindak yang paling sering terjadi, setidaknya ada 26 kasus sepanjang tahun, diikuti tindak pemukulan sebanyak 15 kasus.

Kesepakatan di Jakarta, Pilkada Tetap 16 Februari 2012


Ilustrasi [e-dukasi.net]
Jadwal pemilihan kepala daerah Provinsi Aceh dan 16 kabupaten/kota dipastikan tidak berubah dari 16 Februari 2012. Hal ini disepakati dalam pertemuan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah,  penyelenggara pemilu, musyawarah pimpinan daerah,  dan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, serta Menteri Dalam Negeri.

"Kami sudah bersepakat bahwa jadwal pemilihan tidak akan berubah lagi. Sebelumnya pilkada sudah diundur empat kali," tutur Mendagri Gamawan Fauzi, Rabu (4/1/2012) di Jakarta.

Foto FKMIPOL


 
Design by Safrizal Ilmu Politik UNIMAL | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls