Minggu, 11 Maret 2012

Penembak Sudah Teridentifikasi

Irjen Pol Iskandar Hasan, Kapolda Aceh.
POLISI sudah berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan Ketua DPRK Lhokseumawe, Saifuddin Yunus alias Pon Pang yang terjadi Kamis dini hari di depan rumahnya, Desa Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Polisi sedang memburu pelakunya. Mudah-mudah dalam waktu dekat sudah berhasil diringkus.

Selain penembak Ketua DPRK Lhokseumawe, kami juga sudah mengidentifikasi sejumlah pelaku tindak kekerasan belakangan ini yang menggunakan senjata api maupun tidak. Mohon doa masyarakat agar segera tertangkap.Papar Irjen Pol Iskandar Hasan, Kapolda Aceh kepada serambinews.

Polisi tidak bisa bekerja sendiri untuk menangkap pelaku tindak kriminal, karenanya perlu peran serta masyarakat untuk memberi bantuan informasi. Kita harus bekerjasama.tambahnya

Kami belum bisa pastikan apakah kasus penembakan Ketua DPRK Lhokseumawe ada kaitan dengan pilkada atau tidak karena pelakunya masih diburu. Saya tidak mau berandai-andai.

Sementara menurut persi www.waspada.co.id bahwa Kapolda Aceh Inspektur Jendral Iskandar Hasan mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih mendalami kasus penembakan ketua DPRK Kota Lhokseumawe Syarifuddin Yunus yang ditembak orang tak dikenal beberapa hari yang lalu.

"Iya, kami masih mengumpulkan bukti, dan saya juga sudah terjunkan tim penyidik Polda Aceh untuk diperbantukan di Polresta Lhokseumawe untuk mendalami kasus ini," jelasnya tadi malam.

Menurutnya, pihaknya belum dapat memastikan apakah penembakan ketua DPRK tersebut bermotif politik jelang Pelaksanaan Pemilukada Aceh atau kriminal. "Belum dapat saya jelaskan, karena tim masih bekerja, nanti kalau sudah bukti terkumpul akan kita jelaskan kepada publik," ujarnya.

Untuk itu, Kapolda Aceh mengajak seluruh masyarakat di Aceh untuk berpartisipasi aktif dan mendukung pelaksanaan Pemilukada Aceh yang akan digelar pada 9 April nanti agar berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. "Partisipasi masyarakat hal penting dan juga merupakan kunci keberhasilan pelaksanaan Pemilukada di Aceh berlangsung dengan aman," imbaunya.

Dijelaskannya, partisipasi aktif masyarakat dalam membantu pengamanan Pemilukada Aceh adalah dengan menginformasikan aktivitas dan tindak tanduk yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. "Kontribusi aktif masyarakat juga membantu tugas-tugas kepolisian dalam pengamanan Pemilukada Aceh dan pengungkapan kasus-kasus kekerasan bersenjata di Aceh," tandasnya.

Seperti diberitakan, aksi penembakan terhadap Ketua DPRK Lhokseumawe Syarifuddin Yunus diduga telah direncanakan dengan matang. Pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Akibat penembakan tersebut, Syarifuddin kini dirawat di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Kesrem, Lhokseumawe.

Korban mengalami luka tembak di pinggang kanan bawah belakang hingga tembus ke pinggang kanan depan. Kamis pagi, korban dioperasi. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah (Polda) Aceh Komisaris Besar Gustav Leo mengungkapkan, korban ditembak saat tiba di rumahnya sekitar pukul 02.35 WIB. Dari hasil penyelidikan sementara polisi, dua pelaku penembakan sudah menunggu korban di depan rumah, persisnya di luar pagar rumah yang terletak di Jalan Bukit Rata, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe.

"Setelah korban memarkir mobil, pelaku menembak ke arah korban sebanyak tiga kali dan salah satu pelurunya mengenai pinggang kanan bawah belakang tembus ke pinggang kanan depan. Pelaku sebanyak dua orang menggunakan motor Mio," tutur Gustav.

Pelaku penembakan berjumlah dua orang, yang mengendari sepeda motor Yamaha Mio. Istri korban, Cut Asmanidar, menuturkan, saat tidur di dalam rumah, tiba-tiba dia mendengar tiga kali letusan tembakan. Karena terkejut, dia keluar rumah dan melihat mobil Fortuner nopol BL 999 SY milik suaminya, yang diparkir di halaman rumah telah tertembus peluru di bagian pintu sebelah kanan dan kaca bagian belakang. Dia juga melihat suaminya sudah tidak berada di dalam mobil dan sekitar rumah.

Merasa takut, istri korban masuk lagi ke dalam rumah dan tidak lama kemudian ditelpon oleh Dedi (penjaga rumah). Dedi mengatakan bahwa korban tertembak dan telah berada RS Kesrem Lhokseumawe. Dari keterangan korban seusai kejadian, pelaku dua orang dan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio. Saat korban pulang sekitar pukul 02.35, dua orang tersebut sudah menunggu korban di depan rumah, persisnya di luar pagar.

Pelaku menembak korban sebanyak tiga kali. Pada tembakan pertama dan kedua, korban dapat menghindar. Namun, tembakan ketiga peluru menembus pinggang kanan bawah belakang korban. 

 
Design by Safrizal Ilmu Politik UNIMAL | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...; linkwithin_text='Baca Juga:'; Related Posts with Thumbnails